Example
Agama

Resmikan GKII Parousia Ujoh Bilang, Komitmen Pemkab Mahulu Dalam Pembinaan Iman

435
×

Resmikan GKII Parousia Ujoh Bilang, Komitmen Pemkab Mahulu Dalam Pembinaan Iman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAHAKAM ULU, KALTIM – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kerukunan umat beragama dengan meresmikan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Parousia Ujoh Bilang.

Peresmian ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang dilaksakan pada Senin (05/08/2024).

Diawali dengan pembukaan selubung papan peresmian dan penandatanganan prasasti, diikuti oleh pemotongan pita oleh Bupati Mahulu, Dr. Bonifasius Belawan Geh, SH, ME, bersama dengan Pdt. Surendra I Udau, M.Th.

Selanjutnya dilakukan pembukaan kunci gereja yang disertai dengan iring-iringan memasuki gereja didampingi oleh Kapolres Mahulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anthony Rybok, SE, Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos, MM.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan hari ini penuh dengan sukacita dan kegembiraan sebagai umat, khususnya jemaat GKII Parousia Ujoh Bilang karena telah memiliki sebuah gedung gereja yang baru.

Yang akan digunakan sebagai tempat ibadah dan sebagai tempat tempat kegiatan agama seperti pembinaan iman serta membangun Sumber Daya Manusia (SDM) jemaat gereja Parousia GKII Mahakam Ulu.

“Pembangunan gereja ini merupakan sebuah gedung yang akan digunakan sebagai tempat ibadah jemaat GKII Parousia, khusus Ujoh Bilang dan sekitarnya. Tentunya apa yang sudah dibangun saat ini hendaknya dipergunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan jemaat. Dan dipelihara dengan baik agar bisa dipergunakan dalam waktu yang panjang,” jelasnya.

“Pemerintah Mahulu sangat berkomitmen untuk membangun SDM dari sisi intelektual maupun pembinaan iman. Apapun kepercayaannya, mau umat Kristiani, umat Muslim, umat Hindu dan Budha akan kita bina semua,” terang Bupati Bupati dua periode ini.

Ia juga menerangkan hidup di Mahulu tidak sendiri, di Mahakam Ulu terdiri dari berbagai macam sub suku, kepercayaan agama kebudayaan yang berbeda.

“Oleh karena itu kita harus bisa menempatkan diri kita, untuk menciptakan kedamaian di daerah ini dengan cara tetap membina toleransi, menghargai komunitas lain, dan menghargai agama, dengan demikian kita bisa hidup damai,” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati berharap, bahwa kita wajib bersinergi dengan apa yang telah di rancang oleh pemerintah pusat, seperti menghimbau agar kita selalu bersatu, saling bertoleransi, saling berdamai dan mengutamakan musyawarah dalam berbagai problema, tutup Bupati mengakhiri sambutannya dalam peresmian gereja.

Suasana penuh sukacita menyelimuti jemaat GKII Parousia Ujoh Bilang dengan pentabisan gereja oleh Pdt. Surendra I Udau, M.Th. peresmian gereja ini menjadi tonggak sejarah bagi umat Kristiani di Ujoh Bilang.

Gedung megah yang berdiri kokoh di tengah pemukiman warga ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat.

Peresmian ini dihadirikan seluruh kepala OPD, unsur TNI/Polri serta jemaat GKII Ujoh Bilang.

(Diskominfostandi/Red)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *