MUARA TEWEH, KALTENG-Kepala Desa Butong, Makrin mengeluh pasalnya desa yang yang terkenal dengan wisata Danau Butong yang berada di Kecamatan Teweh Baru tersebut hingga kini belum juga dialiri listrik.
Karena kondisi itu tampak warga Desa Butong terlihat masih mengunakan tenaga surya bahkan sebagian ada yang menggunakan lampu tempel,” ucap Makrin dengan nada lirih.
Pantauan wartawan Media Online Koran Siber.Id di lapangan seluruh masyarakat Desa Butong saat malam hari terlihat gelap gulita, walaupun ada penerangan listrik itupun masih menggunakan PLTS ( Pembangkit Listrik Tenaga Surya) ataupun listrik dari pabrik perusahaan Kelapa Sawit milik PT. AGU ( Antang Ganda Utama ) yang menyala hanya sampai pukul 23.00 Wita, “ujarnya.
Kepada Wartawan Koran Siber Id ini, Makrin menyampaikan, Keluhannya dengan tidak adanya aliran listrik di desanya.
Padahal, Sudah ada tampak tiang-tiang PLN di sepanjang jalan Desa Bukit Sawit menuju Desa Butong yang hanya berjarak sekitar 12 Km dari Desa Butong.
Lebih lanjut dikatakannya selain itu jalan desa juga sangat baik pasalnya di Desa Butong sudah berdiri sebuah pabrik minyak kelapa sawit, sehingga tidak ada alasan bagi PLN untuk tidak dapat memasang tiang PLN menuju Desanya.
Namun ironisnya desa ini tidak pernah sama sekali dialiri listrik, sedangkan seperti yang diketahui bersama, Kabupaten Barito Utara memiliki sumber energi, dimana PLN di bumi yang bersemboyan “Iya Mulik Bengkang Turan ” Ini PLN nya sudah bertenaga gas yang berpusat di Desa Karendan, Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara.
Dia sangat menyayangkan PLN yang ada di Kabupaten Barito Utara yang berpusat di Kapuas ini dinilai sangat pilih kasih kasih kepada masyarakat “tuturnya kepada wartawan Koran Sibar.id, Jumat (6/9/2024).
Diapun mengungkapkan, dirinya selaku kepala desa sudah beberapa kali mengusulkan baik melalui surat resmi, maupun datang langsung ke Kantor UP2K di Palangka Raya.
Namun hingga berita ini diturunkan Desa Butong yang terkenal dengan Danau Butong tersebut masih blm juga dialiri listrik.
Dirinya berharap kepada perusahaan BUMN ( Badan Usaha Milik Negara) dalam hal ini PT. PLN Kalimantan Tengah (Kalteng) supaya tidak pilih kasih kepada masyarakat, karna Kabupaten Barito Utara merupakan penyuplai energi listrik yang bertenaga gas selain listrik Desa Butong juga masih merasa belum sejahtera pasalnya selain listrik desa itu juga kesulitan sinyal telepon seluler.
Saat di konfirmasi oleh wartawan Koran Siber. Id, Melaui telepon Whtsapp, DR. H. Tadjri, SE., MM., SH., M. H salah satu anggotan DPRD Kabupaten Barito Utara mengatakan, menanggapi persoalan listrik ini pihaknya akan mempertanyakan keluhan ini kepada PLN yang berpusat di Kapuas dan meminta kepala desa untuk membuat surat agar bisa segera ditindak lanjuti dan semoga persoalan kelistrikan ini bisa cepat di tangani oleh pihak PLN, ” tandasnya.
Sementara itu dari tempat yang berbeda Kepala Desa Liang Buah Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, juga mengeluh dengan hal yang sama. Karena aliran listrik hanya sampai simpang jalan Desa Liang Buah saja,” ucap kepala desa yang akrap disapa Jeki pada Sabtu (7/09/2024).
Hampir sama saja, jarak simpang Desa Liang Buah menuju kantor desa hanya berjarak sekitar Km, Selain itu jalan menuju Desa Liang Buah tersebut dalam keadan baik, Sehingga tidak ada alasan bagi PLN untuk kesulitan mengangkut dan memasang tiang-tiang PLN ke desa nya, ” tutup Jeki dengan nada lirih.
(Doni Saputra Indra/Red)












