MAHAKAM ULU, KALTIM – Seiring dengan tuntutan profesionalitas guru, maka setiap guru dituntut memiliki inovasi demi meningkatkan profesionalisme dan pemecahan masalah bagi guru yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran.
Berangkat dari hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melakukan Optimalisasi Pembelajaran melalui komunitas belajar, lebih tepatnya Kelompok Kerja Guru (KKG), di ruang belajar SDN 001 Long Bagun. Yang dilaksanakan sejak tanggal 19 Agustus 2024 dan berakhir Selasa (20/08/2024).
Kegiatan KKG ini bertujuan untuk memotivasi guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Selain itu kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai evaluasi pelaksanaan pembelajaran yang selama ini sudah dilaksanakan. Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Samson Batang, S.Sos, M.Si, saat menutup kegiatan KKG secara resmi.
“Dengan adanya komunitas belajar, diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan terkait dunia pendidikan agar bisa diselesaikan dengan baik, dengan adanya KKG di kabupaten ini,” jelasnya.
Kadis juga mengatakan perlu adanya komunikasi antara KKG kabupaten dan KKG kecamatan untuk saling berkoordinasi guna mengatasi kesulitan dalam hal pembelajaran, agar dapat lebih mudah diselesaikan dan memudahkan mendapat informasi terkait pendidikan.
“Oleh karena itu apa yang didapat di sini, agar dapat diteruskan ke teman-teman guru di sekolah masing-masing. Sebab ilmu itu harus disebarkan, karena jika semuanya memahami tidak ada permasalahan yang susah, tidak ada yang sulit jika semua memiliki persepsi yang sama,” tutur Kadis sembari memberi semangat kepada peserta KKG.
Dalam laporannya, Kepala Seksi Bidang Pendidikan Dasar Cecilia Erika Marthina, S. Psi, menyampaikan bahwa kegiatan KKG kali ini turut menghadirkan beberapa narasumber penting, di antaranya Theresia Hipui, operator Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB), serta Yoseftina Mulyaningsih, S.Pd, dari perwakilan BPMP Provinsi dan Suharman, S.Sos, M.Pd, dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Pemprov Kaltim, yang dihadiri 42 (empat puluh dua) perwakilan peserta dari KKG kabupaten dan KKG kecamatan.
“Kepada peserta yang hadir disini diharapkan dapat menyampaikan kegiatan ini ke sekolahnya masing-masing,” harap Cecilia.
“Komunitas belajar KKG berperan dalam pemulihan pembelajaran, dimana guru dan tenaga kependidikan dapat berkolaborasi secara terjadwal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berdampak langsung pada murid,” tambahnya.
Selain itu ia juga berpesan kepada peserta agar segera membentuk KKG di setiap kecamatan untuk diterbitkan SKnya yang akan diinput ke dalam SIMPKB. Dengan dibentuknya KKG kecamatan juga memudahkan koordinasi dalam mengatasi permasalahan terkait pelajaran di tingkat KKG kecamatan itu sendiri.
Ia juga mengapresiasi kepada KKG dari Kecamatan Long Apari yang sudah membentuk kepengurusan KKG kecamatannya, tutup Cecilia mengakhiri laporan kegiatan
Dalam kegiatan ini juga sekaligus memilih Ketua KKG kabupaten untuk periode 2024-2028 kepada Irfan Afria Shandy, S.Pd, dari SD 002 Long Bagun yang terpilih melalui voting menggantikan Eka Sapta, S. Pd, yang sebelumnya menjabat untuk periode 2019-2023 sebagai guru dari SD 002 Long Bagun.
Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Mahulu dan memberikan inspirasi kepada para guru untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.
(Red)














