Example
Kesehatan

Jambore Kesehatan Bantu Tingkatkan Kualitas Nakes Mahakam Ulu

365
×

Jambore Kesehatan Bantu Tingkatkan Kualitas Nakes Mahakam Ulu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAHAKAM ULU, KALTIM – Sebanyak 92 tenaga medis yang mewakili kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Propinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengikuti Jambore Kesehatan dan Rapat Kordinasi (Rakor) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Puskesmas, Pustu, serta Rumah Sakit.

Hal ini dalam Pengelolaan Sediaan Farmasi tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Mahulu. Bertempat di Bumi Perkemahan Long Melaham, Kec. Long Bagun, Kamis (29/08/2024).

Bupati Mahulu Dr. Bonifasius Belawan Geh, SH, ME, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) drg. Augustinus Teguh Santoso, M.Adm, Kes, pada saat membuka acara mengatakan bahwa kegiatan Jambore sangat bermanfaat untuk meningkatkan SDM di tenaga medis.

Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 menyebutkan bahwa kebijakan tentang kefarmasian melalui Pemerintah cukup besar.

Dimana diupayakan pembekalan kefarmasian bersifat mandiri, serta harga-harga obat yang mulai terjangkau oleh masyarakat.

Dan juga kebijakan-kebijakan kefarmasian yang mendukung tercapainya tingkat kesehatan yang optimal di seluruh Indonesia, sesuai dengan visi misi Mahulu yang adil sejahtera dan maju untuk semua. Sejahtera dalam arti kesehatan dan pendidikan.

“Mengingat tahun 2020 sampai dengan 2024 seluruh dunia dibuat tak berdaya oleh pandemi Covid termasuk Mahulu, oleh karena itu kesehatan menjadi prioritas, serta selalu harus diutamakan di dalam pembangunan suatu daerah,” jelasnya.

Oleh karena itu Pemerintah Mahakam Ulu melalui Dinas Kesehatan dituntut untuk memperhatikan pelayanan kesehatan secara optimal. Mengingat ujung tombak pelayanan kesehatan adalah Pustu, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu pelatihan atau rakor seperti ini sangat diperlukan. Karena jika SDM tidak siap dan tidak dididik serta dilatih akan bersifat fatal.

Asisten I berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas SDM yang ada di daerah-daerah, kegiatan yang seperti ini dapat dilaksanakan paling tidak setahun sekali.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinkes P2KB dr. Berce Tenda, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat jarang bisa dilaksanakan, beberapa tahun terakhir setelah pandemi covid. Oleh karena itu di moment ini dapat menjadi wadah diskusi serta saling bertukar informasi seputaran tenaga medis.

“Semoga dengan kegiatan ini agar tenaga medis menjadi satu visi dan satu misi. Karena mengingat Pustu adalah ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” harapnya.

Dalam menyampaikan laporannya Kepala Bidang Pelayanan Promosi dan Sumber Daya Kesehatan, Dinkes P2KB Mahulu Regina Hunyang, SKM mengatakan bahwa harapan dengan adanya kegiatan ini para petugas kesehatan baik tingkat Pustu, Puskesmas, serta Rumah Sakit sama-sama memahami tugas dan peranan para tenaga medis dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini para petugas kesehatan baik di Pustu, Puskesmas, serta Rumah Sakit sama-sama memahami tugas dan peranannya sebagai tenaga medis yang dibekali dengan pemahaman serta peralatan medis yang memadai,” jelasnya.

Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 29 sampai dengan 31 Agustus, yang diikuti oleh 92 peserta yang terdiri dari petugas Pustu, petugas kefarmasian, Puskesmas, serta dokter.

(Red)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *